Sunday, 23 March 2014

Balasan Anak Kepada Ibu

Balasan Anak Kepada Ibu

Catatan Ubay KPI

Entah kenapa, tiba-tiba saya ingat pada ibu. Padahal baru Jumat sore lalu saya menemuinya di kampung.
Sekaligus ziarah rutin setiap Minggu ke makan Bapak.
Sambil menunggu balapan Moto GP dan laga el-clasico antara Real Madrid Vs Barcelona. Saya masih belum beranjak dari konter kencil tempat usaha saya. TV berdesing menyiarkan balapan babak kualifikasi Moto GP. Sambil menjaga konter, saya membuka Youtube.
Saya menc ari video yang berkaitan tentang ibu. Dari beberapa file yang ada, saya pilih sebuah visual teks dengan instrument sangat sedih.
Dari catatan yang mengalir ke atas tersebut. Perbait saya baca, sungguh cukup menyedihkan dan akan pernah mampu mebalas kasih sayang seorang ibu.
Merinding rasanya bulu badan membaca kalimat-kalimat tulus seorang ibu, terbayang wajah ibu di rumah yang mungkin sudah tidur.
Selepas membaca visual teks tersebut. Kemudian saya membuat sebuah catatan kecil  Ibu Tak Pernah Lelah Memperhatikanku. catatan ini berisi tentang perhatian dan kasih sayang ibu kepada saya. Terutama saat istri saya sedang hamil sampai melahirkan.
Berikut, saya akan berbagi apa yang telah saya lihat di youtube. Apa yang saya tulis di bawah ini merupakan salinan dari youtube yang telah saya tulis ulang.

****************************

Waktu engkau berumur  1th
Dia menyuapi dan memandikanmu
Sebagai balasannya
Kau menangis sepanjang malam

Waktu engkau berumur 2 tahun
Dia mengajarimu bagaiman cara berjalan
Sebagai balasannya………..
Kau kabur waktu dia memanggilnya

Waktu engkau berumur 4 tahun
Dia memberikanmu pensil warna
Sebagai balasannya……
Kau corat-coret tembok rumah dan meja makan

Waktu engkau beurmur 7 tahun
Dia membelikanmu bola
Sebagai balasannya……
Kau melemparkan bola ke jendela tetangga

Waktu engkau berumur 10 tahun
Dia mengantarkanmu kemana saja
Dari kolam renang sampai pesta ulang tahun
Sebagai balasannya……
Engkau bermain asyik dengan temanmu
Sampai tidak dengar panggilan orang tuamu

Waktu engkau berumur 13 tahun
Dia menyarankanmu memotong rambut
Karena sudah waktunya….
Sebagai balasannya……
Kau bilang “Mama tak tahu mode….”

Waktu engkau berumur 15 tahun
Pulang kerja dia ingin memelukmu…
Sebagai balasannya……
Kau kunci pintu kamarmu

Waktu engkau berumur 18 tahu
Dia menaangis terharu ketika engkau lulus SMA
 Sebagai balasannya……
Kau berpesta dengan teman-temanmu sampai pagi

Waktu engkau berumur 19 tahun
Dia membayar semua biaya kuliahmu
dan mengantarmu pada hari pertama
Sebagai balasannya……
Kau minta diturunkan jauh di pintu gerbang
Biar Tidak malu sama temen-teman
Karena orang tuamu jelek

Waktu engkau berumur 20 tahun
Dia bertanay “Darimana saja seharian ini…?”
Sebagai balasannya……
Kau menjawab “Ah cerewet amat sih.
Pingin tahu urusan anak muda”

Waktu engkau berumur 25th
Dia membantumu membiayai pernikahanmu
Sebagai balasannya……
Engkau pindah ke kota lain
Meninggalkan orang tuamu

Waktu engkau berumur 30th
Dia memberimu nasihat bagaimana memandikan bayimu
Sebagai balasannya……
Engkau katakana “Sekarang jamannya sudah beda ma…”

Waktu engkau beurmur 35th
Dia menelponmu untuk diantar ke acara sykuran
Salah satu saudara dekatmu
Sebagai balasannya……
Engkau jawab “Aku sibuk sekali, banyak kerjaan, ma”

Waktu engkau sudah dewasa
Dia sakit-sakitan sehingga  memerlukan perawatanmu
Sebagai balasannya……
Engkau baca pengaruh negative orang tua
Yang numpang tinggal di rumah anaknya

Dan hingga SUATU HARI
Dia MENINGGAL dengan tenang
Dan tiba-tiba engkau teringat semua
Yang belum pernah engkau lakukan
Dan itu menghantam HATIMU bagaikan pukulan GODAM

MAKA JIKA ORANGTUAMU MASIH ADA
BERIKANLAH KASIH SAYANG DAN PERHATIKAN LEBIH
DARI YANG PERNAH ENGKAU BERIKAN SELAMA INI

JIKA ORANGTUAMU TELAH TIADA
INGATLAH KASIH SAYANG DAN CINTANYA
YANG TELAH DIBERIKANNYA
DENGAN TULUS IKHLAS KEPADAMU
DAN DOAKANLAH
MOHONKALNAH KEPADA ALLAH
AMPUNAN BAGI KEDUANYA

Di Konter PPOB Weisha
Senin, 24 Maret 2014. Pukul 00.55




No comments:

Post a Comment