Tuesday, 16 January 2018

Sungai Malaya Menuju Desa Penghasil Jamur Tiram



Sungai Malaya Menuju Desa Penghasil Jamur Tiram

Oleh Ubay KPI

Desa Malaya terletak di bagian utara Kecamatan Sungai Ambawang, Kabupaten Kubu Raya. Desa ini selain dengan penghasil buah kelapa sawit sejak masuknya perusahaan pada tahun 1997, juga dikenal dengan penghasil nanas yang memiliki rasa yang enak dibanding dengan daerah lainnya di Kalimantan Barat.
Belakangan, sejak satu tahun terakhir potensi baru ditemukan kembali oleh seorang mahasiswa aktif pada salah satu perguruan tinggi di Kota Pontianak. Ialah potensi budidaya jamur tiram.

Budidaya ini bermula dari pendidikan yang ia jalani. Rahmat, salah satu mahasiswa Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura, Pontianak melangkah berani mengawali budidaya jamur tiram di desa tersebut.
Ujicoba pertamanya hanya sekedar untuk kebutuhan sehari-hari, namun seiring dengan melonjaknya permintaan dan pesatnya pemesanan dari sejumlah swalayan di Kota Pontianak dan Kubu Raya, Rahmat memilih menekuni budidaya tersebut sembari tetap menjalani masa perkuliahannya.
Saat ini, jamur tiram miliknya telah berproduksi dan menghasilkan puluhan kilo jamur tiram tiap harinya. Hasil panen setiap harinya, selain dijual secara online siap antar ke rumah, juga dipasok ke took-toko swalayan di Kota Pontianak.
“Bangkrut adalah awal ceritaa dari budidaya jamur tiram yang saya geluti saat ini. Saat ini saya pernah mengikuti salah satu bisnis money game, namun tidak jelas keuntungannya. Kemudian saya putar haluan dengan sedikit pengetahuan saya tentang jamur tiram,” ujar Rahmat.
Saat ini, produksi dilakukan tiap hari, begitu juga panen. Bahkan keterbatasan modal kini menjadi kendala baginya seiring dengan meningkatnya permintaan pasar.

Dari baglok plastik, jamur tiram sudah siap panen

Selain Rahmat, budidaya jamur tiram juga digeluti oleh pengusaha muda setempat, Djamaludin. Mahasiswa tidak tuntas pada Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer Pontianak ini kini juga ikut andil mewujudkan Desa Sungai Malaya menjadi sentra jamur tiram di Kalimantan Barat.
“Melihat pangsa pasar saat ini, jamur tiram sangat potensi dikembangkan di Kalimantan Barat. Jamur tiram menjadi rebutan sejumlah swalayan dan perhotelan di Kalimantan Barat. Pengiriman saat ini sudah menjalar ke daerah lain di Kalimantan Barat, tak hanya di Kubu Raya dan Kota Pontianak,” ujar Djamaludin di sentra pertaniannya.
Selain menjadi sayur jadi seperti tumis alakadarnya, jamur tiram juga bisa diolah menjadi masakan super lezat krispi jamur tiram, atau naget jamur tiram. (*)

No comments:

Post a Comment