Monday, 13 June 2011

Incar Pelatih Hebat, Pembinaan Menjadi Kendala

Incar Pelatih Hebat
Pembinaan Menjadi Kendala
Oleh Ubay KPI

Belum lama ini, Ketua terpilih PTMSI Kalbar, Firdaus Zar’in menyatakan akan mencari pelatih dari luar Kalimantan Barat yang memiliki kualitas nasional untuk menambah greget memacu semangat meningkatkan diri.
Sementara ini, diakui oleh Firdaus Zar’in pembinaan tenis meja di Kalbar masih belum optimal karena beberapa factor penghambat serta kurang semangat atlet itu sendiri dalam menjalani latihan. “Pembinaan tetap menjadi kendala utama dalam tubuh PTMSI, kebanyakan atlet masih belum bisa disiplin dalam berlatih lantaran mereka masih pelajar dan lebih memprioritaskan pendidikan mereka,” ujarnya.
Dalam kepengurusan keduanya kali ini, PTMSI Kalbar menargetkan setidaknya PTMSI memiliki hall tenis meskipun sederhana sehingga untuk tempat latihan dan alat-alat keperluan latihan dapat ditata dengan baik sehingga dapat menarik semangat atlet untuk lebih konsentrasi berlatih.
Rencana merekrut pelatih dari luar bertaraf nasional menurut Firdaus bila tim Kalbar lolos dari pra kualifikasi PON XVII, dan itupun menurutnya bila berbagai pihak seperti KONI mendukung untuk membantu pendaannya.
“Peran serta KONI dalam rencana ini sangat utama, sebab tanpa dukungan darinya kemungkinan ini tidak terwujud. Dan klimaksnya PTMSI dalam waktu dekat ini yakni menghadapi Pra PON dan target lolos,” kata Firdaus.

SMAN 7 Pontianak Putri Juara Voli Dies Natalis STKIP

SMAN 7 Pontianak Putri Juara Voli Dies Natalis STKIP
Oleh Ubay KPI
Selesai sudah perjalanan turnamen bola voli yang diadakan panitia pelaksana Dies Natalies ke-29 Sekolah Tinggi Ilmu Pendidikan dan Keguruan Pontianak - Persatuan Guru Republik Indonesia (STKIP PGRI). Tim putri SMAN 7 Pontianak keluar sebagai juara.
SMAN 7 Pontianak sukses menjadi yang pertama di kelompok putri setelah di partai final yang dilaksanakan di GOR Pangsuma, Kamis (13/1) sore kemarin mengalahkan rival beratnya, yakni SMA Muhammdiyah 1 Pontianak dengan permainan 3 set langsung.
Sedangkan di perebutan juara tiga putri antara tim SMA Bina Utama berhadapan dengan SMAN 5 Pontianak, dimenangkan SMA Bina Utama. SMAN 5 Pontianak menyerah dengan tiga set tanpa balas.
Permainan tiga set juga terjadi pada partai final perebutan juara ketiga kelompok putra yang mempertemukan antara SMAN 9 Pontianak dengan SMAN 1 Segedong Kabupaten Pontianak. Satu-satunya tim asal Kabupaten Pontianak yang lolos ke final, SMAN 1 Segedong menyerah tiga set dari SMAN 9 Pontianak. SMAN 1 Segedong pulang dengan predikat terbaik ke empat turnamen.
Partai final perebutan juara pertama kelompok putra sampai dengan berita ini diturunkan masih belum dipertandingkan. Peringkat pertama kategori putra akan diperebutkan oleh tim bola voli SMAN 8 Pontianak berhadapan dengan SMAN 1 Sungai Raya Kubu Raya.
Ketua Panitia, Juniardi saat dihubungi di GOR Pangsuma Pangsuma Pontianak sore kemarin mengatakan turnamen bola voli selalu diadakan dalam setiap tahun dan beberapa lomba di luar cabang olahraga. “Hanya voli saja yang kita adakan untuk cabang olahraga, namun dalam rangka Dies Natalies ini juga ada beberapa lomba dan kegiatan selain voli. Seperti public speaking, pemilihan bujang dara kampus, dan lainnya,” ujar Juniardi.

Spirit di Kepengurusan Baru Ikasi Kabupaten Pontianak

Spirit di Kepengurusan Baru Ikasi Kabupaten Pontianak
Oleh Ubay KPI

Meski selama satu tahun anggar Kabupaten Pontianak tanpa pengurus atau terjadi kevakuman, namun prestasi atletnya tidak bisa dipandang sebelah mata. Baru, Kamis (6/1) kemarin, kepengurusan Ikatan Anggar Seluruh Indonesia (Ikasi) Kabupaten Pontianak dikokohkan.
Kepengurusan ini akan membuat anggar Kabupaten Pontianak menemukan spirit baru mengembangkan prestasi.
Kepengurusan yang dipimpin Marsono dengan Binpres, Sunardi ini dikukuhkan langsung Ketua Ikasi Kalimantan Barat, Toni Herianto.
Binpres Ikasi Kabupaten Pontianak yang juga menjabat sebagai pelatih anggar Kabupaten Pontianak, Sunardi usai kegiatan pengukuhan mengatakan dengan  dibentuknya kepengurusan baru tersebut beban orang tua, atlet serta pelatih diharapkan lebih berkurang terutama dalam hal pembiayaan untuk sarana latihan.
Begitu juga, eksisnya kepengurusan baru sangat diharapkan untuk prestasi anggar ke depan terutama Pra PON nanti.
Disinggung mengenai target Ikasi Kalbar yang menetapkan empat emas pada PON nanti, Sunardi menyampaikan Ikasi Kabupaten Pontianak akan mengupayakan target itu bisa dicapai.
“Ikasi Kabupaten Pontianak untuk target tersebut akan mengusahakan mampu menembusnya. Dan kami tetap optimis dan akan tetap berbuat untuk target tersebut. Kami juga harapkan dukungan dari semua pihak untuk mencapainya, sebab kami tidak bisa melakukannnya sendiri,” ujar Sunardi.
Sunardi juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh orang tua atlet yang cukup mengerti dan memperhatikan bagaimana keadaan yang terjadi sebelumnya pada masa kevakuman. “Berkat kerjasama dengan orang tua atlet, kita berhasil pada Porrov lalu, dan bisa bertahan sampai dengan hari. Terima kasih kepada seluruh orang tua,” kata Sunardi.

Ultah ke-3 Sepok

Ultah ke-3 Sepok
Bersepeda dan Raih Kejutan
Oleh Ubay KPI
Sekitar 2000 insan pengayuh sepeda ontel akan melintasi ruas Jalan Kota Pontianak, Minggu (9/1) pagi ini dalam rangka perayaan ulang tahun Sepeda Ontel Kalimantan Barat (Sepok) ke-3.
Selain bersepeda menyusuri beberapa ruas jalan, peserta konvoi sepeda ontel juga berkesempatan meraih doorprize dari panitia pelaksana.
Ketua Panitia Pelaksana Ulang Tahun Sepok ke-3, Dodianto saat ditemui di Café Nine Tine sore kemarin menyatakan ulang tahun kali merangkul semua golongan termasuk tokoh pemerintah,  akademik, komunitas sepeda dan aparat keamanan seperti Pangdam dan Kapolres.
Kepada tokoh-tokoh tersebut panitia sudah mengirimkan undangan untuk berperan serta dalam peringatan ulang tahun ini sekaligus akan melaunching gerakan sepeda untuk pelajar. Usai bersepeda, juga akan dilaksanakan penghijauan lingkungan dengan tanaman.
Sekretaris Panitia, Nurhadi juga mengatakan selain konvoi sepeda ontel, panitia pelaksana juga akan melaksanakan kegiatan lomba sepeda santai untuk komunitas sepeda yang ada di Kalimantan Barat yang terdata sudah 44 komunitas sepeda. serta lomba tradisonal tarik tambang.
Rute perjalanan kompoi sepeda pagi ini akan melintasi start  dari bundaran Digulis tepatnya di café Nine Tine menyusuri jalan Ahmad Yani Pontianak menuju Jalan KH. Ahmad Dahlan dilanjutkan ke Jalan Hasanudin menembus Jalan Gusti Sulung Lelanang, dan kembali lagi ke Jalan Ahmad Yani.
Panitia menyatakan 200 meter sebelum finish seluruh peserta konvoi akan berhenti dan disambut iringan musik kontemporer.

Persebaya Incar Tiga Angka

Persebaya Incar Tiga Angka
Melakoni pertandingan perdana Liga Primer Indonesia (LPI) di Gelora 10 November Tambaksari, Persebaya Surabaya tak mau setengah-setengah. Kendati tak bertanding di kompetisi terlalu lama, Persebaya tetap mengincar tiga angka.
Ya, selama berbulan-bulan tim asuhan Aji Santoso hanya berlatih tanpa ada pertandingan resmi. Itu menjadi salah satu kendala karena pemain harus kembali beradaptasi dengan suasana liga yang terlalu lama tak dirasakan. Aji Santoso pun menyiapkan trik khusus menghadapi hal itu.
Yakni tidak memberi beban berlebih menjelang pertandingan dan meminta pemain tampil senyaman mungkin di lapangan. Beruntung sang pelatih punya banyak nama lawas yang sudah tidak asing bertanding di Gelora 10 November. Itu paling tidak bisa mengurangi kemungkinan demam panggung.
Walau begitu pelatih asal Malang ini tak memendam kekhawatiran berlebih. Kekhawatiran soal demam panggung agak bisa tertutupi oleh jam terbang skuadnya yang rata-rata sudah tinggi. Catat saja nama-nama seperti Erol FX Iba, Johan Ibo, Mat Halil, John Tarkpor, Andik Vermansyah hingga Taufik, yang telah banyak makan asam-garam kompetisi level tinggi Indonesia.
Kendati kekuatan Bajul Ijo masih tergolong cekak, minimal pengalaman mereka menjadi salah satu sinyal berkibarnya Persebaya di LPI. Kemenangan di laga perdana juga disebut mempunyai arti penting bagi tuan rumah, selain menjaga gengsi sebagai tim yang sarat tradisi.
Erol FX Iba, salah satu pilar senior Persebaya, menyebut timnya mempunyai potensi besar untuk meraup angka absolut. Selain status tuan rumah, persiapan yang sudah lama dan matang menjadikan Persebaya lebih siap dibanding tim IPL yang rata-rata masih baru.
"Kita punya kualitas dan peluang yang lebih besar untuk memenangkan pertandingan. Tapi pemain tidak boleh terlalu percaya diri karena saya lihat di tim Bandung FC juga ada pemain berpengalaman," tutur mantan pemain Persipura, Arema dan PSPS Pekanbaru ini.
Erol benar. Kendati masih tergolong anyar, tim Bandung FC mempunyai pemain senior macam Nuralim maupun Kurnia Sandi. Pelatih Bandung FC Nandar Iskandar juga bakal menjadikan mereka sebagai pilar utama menghadapi Persebaya, terutama guna mendukung moral bertanding pemain yang lebih muda.
Malah, Nandar berani menargetkan timnya mendapatkan angka sempurna. Dari komposisi tim tuan rumah, mantan pelatih Persib Bandung ini mengakui belum banyak mengenal pasukan milik Aji Santoso. Tapi Nandar berpegang pada karakter strategi khas Aji Santoso yang sudah dihafalnya.
Soal teknis, Bandung FC tak bisa diperkuat tiga pemain yang cedera, yakni Asep Mulyana dan Rudiansyah (gelandang), serta Beni Kun Kun (striker). Kendati demikian, optimisme Nandar untuk menaklukkan pemilik kandang tetap tak berkurang. (okezone)

Meteor Tundukkan Kapuas, Rajawali Kalahkan PNIEL

Hari Kedua Voli Indoor
Meteor Tundukkan Kapuas, Rajawali Kalahkan PNIEL 
Oleh Ubay KPI
Memasuki hari kedua cabang olahraga bola voli indoor HUT Pemprov ke-54 Kalimantan Barat sampai dengan sore kemarin masih mempertandingkan babak penyisihan grup. Sebanyak 5 partai yang terjadwal pertandingannya sore kemarin sampai dengan pukul 17.30 masih belum melakukan pertandingan.
 Akan tetapi, meski masih menyisakan lima partai. Delapan partai yang dijadwalkan dipastikan selesai pada hari kemarin seperti pada hari sebelumnya.
Bermain di partai pertama kemarin saling berhadapan antara Meteor Vs Kapuas. Pertandingan partai ini berjalan dengan penuh pertarungan yang tinggi dan berat bagi kedua tim. Kedua tim memiliki kekuatan yang seimbang sehingga keduanya harus bekerja keras untuk menyelesaikan set demi set.
Alhasil, partai Meteor Vs Kapuas harus bermain sampai dengan set penutup, yakni bermain lima set.  Perjalanan set demi set pada pertandingan kemarin sangat ketat perolehan poinnya. Set pertama Kapuas lebih unggul dari permainan Meteor sehingga menutup lebih dulu set pertama dengan kemenangan 25-21 untuk Kapuas. Akan tetapi, Meteor mampu mencuri poin di set kedua meski dengan susah payah dan melakukan dua kali douce. Meteor menutup set kedua dengan skor 27-25, skor imbang 1-1.
 Di set ketiga, Meteor  lebih  di atas angin. Meteor mampu menyelesaikan set ini ketimbang set sebelumnya. Bermodal kemenangan di set kedua, Meteor mengambil set ketiga dengan skor 25-15. Namun, Kapuas tak mau menyerah, set keempat Kapuas mampu memaksa Meteor bermain douce dua kali. Set keempat dimenangkan Kapuas dengan skor 27-25.
Skor 2-2 memaksa kedua tim bermain set kelima. Di set penentu, Meteor jauh mengungguli Kapuas dan menutup set penentu dengan skor 15-7.
Di pertandingan lain, Rajawali mengalahkan PNIEL tiga set tanpa balas. Turun  dengan skuad utamanya, Rajawali memenangi set demi set. Set pertama Rajawali unggul 25-22, set kedua Rajawali  kembali menang 25-17, dan set ketiga Rajawali menutup dengan angka 25-22.
Kemenangan tanpa keringat dirasakan oleh tim Taruna. Taruna menang WO setelah tim Zebra mengundurkan diri dari turnamen bola voli indoor HUT Pemprov ke-54 Kalimantan Barat.

Tetap Persibo Yang Dulu

LPI
Tetap Persibo Yang Dulu 
Berpindah kompetisi dari Indonesia Super League (ISL) ke Liga Primer Indonesia (LPI) tak serta merta mengubah nasib Persibo Bojonegoro. Tim ini tetap akrab dengan kekalahan, termasuk di laga perdana LPI, Minggu (9/1/2011).
Berstatus tuan rumah saat menjamu Batavia Union di Stadion Letjen Soedirman, Bojonegoro, Persibo tetap seperti dulu yang kesulitan menemukan posisi gawang. Gol ganda Juan Cortez di menit kedua dan menit 11 membuat Laskar Angling Dharma kehilangan poin di depan ribuan Boromania.
Penampilan Persibo memang sangat buruk dan pantas menelan kekalahan. Terutama babak pertama, tuan rumah sudah dikejutkan gol cepat Juan Cortez memanfaatkan umpan Javier Rocha. Gol ini langsung meruntuhkan mental tim asuhan Sartono Anwar.
Hilangnya gelandang Victor Da Silva di kubu Persibo membuat alur permainan kurang greget. Wallacer yang didapuk sebagai pengganti Victor untuk menebar umpan, ternyata tak efektif. Lini depan yang dihuni Samsul Arif dan Eugene Dadi kehabisan akal untuk menembus jala Batavia yang dijaga Fauzi Toldo.
Gol kedua Cortez sembilan menit kemudian semakin menenggelamkan Persibo yang seakan bermain tanpa visi jelas. Sebenarnya di babak kedua tuan rumah bisa mengendalikan penuh pertandingan dan berpotensi mengejar skor. Namun urusan menjebol jala lawan nampaknya masih terlalu rumit bagi Laskar Angling Dharma.
Problem klasik Persibo yang sudah pernah dirasakan sejak di kompetisi ISL. Pelatih Sartono Anwar bahkan sudah menurunkan empat strikernya, yakni Eugene Dadi, Samsul Arif, Dicky Firasat, sekaligus Li Si Xing. Sayang gol yang diharapkan tuan rumah tak pernah tercipta.
Justru Batavia Union yang bermain lepas dan tanpa beban. Tak banyak menciptakan peluang, dua gol berhasil disarangkan. Sebuah strategi efektif pelatih Roberto Bianchi yang memanfaatkan counter attack dan kurang konsentrasinya pertahanan Persibo.
Gol yang tercipta tak lepas dari kelemahan bek Persibo melakukan marking kepada Juan Cortez. Tanpa banyak mengolah bola, striker Batavia Union ini mampu memporakporandakan pertahanan Persibo yang dikomando Eduardo Bizarro dan Aris Tuansyah.
Pelatih Persibo Sartono Anwar tak bisa menyembunyikan kekecewaannya. Ia menilai pemain sudah down saat lawan menciptakan gol cepat via tandukan Cortez. "Seharusnya kita dengan cepat merespon gol itu denga menekan dan menciptakan gol balasan," ujar  Sartono.
Tapi harapan pelatih senior ini tak menjadi kenyataan. Sebelum timnya bangkit dan mengejar skor, gawang Persibo malah kembali jebol. Setelah gol kedua itulah sebenarnya permainan sudah bisa dibilang selesai. Tuan rumah tak mempunyai kemampuan yang cukup untuk menembus jala Fauzi Toldo.  (msy/okezone)

LPI Dongkrak Pamor Lewat Younghusband

LPI Dongkrak Pamor Lewat Younghusband 
Liga Primer Indonesia (LPI) akan semakin semarak dengan kedatangan Philip dan James Younghusband bersaudara. Setidaknya itulah pesan yang disampaikan oleh Humas LPI Abi Santoso kepada Okezone, Selasa (11/1/2011) mengomentari berlabuhnya dua pemain timnas Filipina itu untuk bermain di LPI bersama klub Jakarta 1928.

Menurut Humas LPI, Abi Santoso, kedatangan Philip dan James bisa menyedot perhatian luas masayarakan pecinta bola Indonesia, terutama kaum hawa. “Banyak wanita yang menanti aksi Younghusband,” kata Abi dalam sambungan telpon kepada Okezone.

Tidak hanya itu, Abi pun mengonfirmasi, manajemen Jakarta 1928 dan perwakilan LPI akan bertolak ke Manila untuk menjemput dua pemain Akademi Chelsea itu. “Besok kita akan menjemput Philip dan James Younghusband ke Manila,” tandas Abi.

Seperti diketahui, selain tampil cakap di atas lapangan Younghusband bersaudara memiliki rupa yang sangat menawan. Alhasil, mereka pun tidak lepas dari pantauan wanita penggila sepakbola. Diharapkan, kedatangan Younghusband bersaudara bisa meningkatkan pamor Liga Primer Indonesia yang mendapat kecaman keras dari induk sepakbola di Tanah Air, PSSI.
(fmh/okezone)

Dinas PU Pertahankan Gelar Voli

PU Pertahankan Gelar Voli
Oleh Ubay KPI

Tropi kedua dipersembahkan oleh pegawai Dinas Pekerjaan Umum Kalimantan Barat untuk instansinya. Setelah sukses mempertahankan gelar di cabang futsal, kembali pegawai Dinas PU Kalbar mempertahankan gelar juaranya di cabang voli mix pada HUT Pengprov Kalbar ke-54.

Pada tahun 2010 lalu, Dinas PU Kalbar merebut juara di cabang ini. Hanya bedanya, pada tahun lalu Dinas PU Kalbar pada partai final bertemu dengan tim Dispora Kalbar, namun pada tahun ini, di partai final yang dilaksanakan di GOR Pangsuma Pontianak siang kemarin, PU berhadapan dengan tim Dinas Sosial Kalimantan Barat.
Pada pertandingan yang diselesaikan dalam empat set tersebut, tim PU Kalbar tidak menemukan kesulitan dalam menyelesaikan tiga set yang direbutnya. Hanya di set kedua tim PU mengalami perlawanan yang berarti dari Dinsos. Di set ini PU kalah 24-26.
Sedangkan di set lainnya, set pertama, kedua, dan keempat PU mampu mengungguli tim lawan. Di set pertama, tim PU berhasil menutup angka dengan skor 25-20, di set ketiga tim PU menyelesaikan set tersebut dengan skor 25-20, dan set keempat direbut PU dengan menutup skor 25-21.
Partai final yang dilaksanakan sejak pukul 11.00 kemarin siang, juga mempertandingkan perebutan juara ketiga antara Dispora Kalbar Vs BKKBN Kalbar. Di pertandingan tersebut, Dispora Kalbar yang pada tahun lalu menjadi runner up takluk dengan skor 0-3. Dispora dikalahkan BKKBN dengan skor 15-25 di set pertama, set kedua 19-25, dan 22-25 di set ketiga, sehingga Dispora pada tahun ini hanya menempati peringkat 4.

Basket ‘Kite Punye’ Dibuka Besok

Basket ‘Kite Punye’ Dibuka Besok
Oleh Ubay KPI
Liga Basket Pelajar (LBP) seri II tahun 2011 tinggal menunggu waktu pembukaan, di GOR Pangsuma Pontianak mulai besok akan riuh dengan penonton dan pemain basket. Sabtu (15/1) merupakan hari pembukaan liga basket asli ciptaan anak daerah.
Koordinator Pelaksanaan, Syawal saat dihubungi sore kemarin di GOR Pangsuma Pontianak mengatakan pertandingan sudah siap dilaksanakan pada jadwal yang telah ditetapkan. Saat ini menurut Syawal hanya tinggal mempersiapkan lapangan yang masih terkendala oleh turnamen voli mahasiswa STKIP PGRI. Mengenai adminstrasi Syawal menuturkan sudah siap, baik untuk panitia, peserta, dan wasit.
Sejak sore kemarin, panitia LBP seri II yang mengosong motto ‘Kite Punye’ ini sudah melaksanakan aktivitasnya di GOR Pangsuma Pontianak untuk lebih mempersiapkan diri.
Sejak tadi malam, panitia pelaksana usai final voli STKIP PGRI langsung melakukan persiapan lapangan mulai dari garis lapangan, jaring, dan posisi lainnya.
“Tahun ini kami lebih siap dari tahun kemarin, sebab kami mengambil pelajaran pada thun sebelumnya. Apa yang kurang pada even sebelumnya tahun ini kita perbaiki dengan tujuan pelaksanaan ini bukan hanya panitia yang sukses, namun peserta juga bisa merasakan sukse juga,” ujar Syawal.

HUT Perkemi ke-5 Kenshi Donorkah Darah

HUT Perkemi ke-5 Kenshi Donorkah Darah
Oleh Ubay KPI
Pada hari ulang tahun ke-45 persaudaraan beladiri kempo Indonesia yang jatuh pada tanggal 2 Februari lalu, Perkemi Kalbar ikut serta melaksanakan perayaan hari jadi olahraga tarung tersebut. Di Kalbar, perayaan ulang tahun seperti pada tahun sebelumnya melaksanakan kegiatan donor darah oleh kenshi-kenshi yang ada di Kalimantan Barat. Donor darah tersebut menurut Binpres Perkemi Kalbar, Gusti Agus Helmi dilaksanakan secara serentak se-Indonesia, Selasa (11/1) lalu. Di Kota Pontianak dikatakan Agus, kenshi dan seluruh pengurus Perkemi Kalbar mendonorkan di Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Pontianak di Jalan Ahmad Yani. Begitu juga dengan kenshi yang ada di kabupaten/kota lainny di Kalimantan Barat, ikut mendonorkan darah di PMI daerah masing-masing. “Sebelum perayaan ulang tahun Perkemi memang kita selalu himbau untuk ikut serta mendonorkan darah, dan kegiatan ini merupakan kegiatan rutin kami setiap tahun. Kadang sebelum kami himbau, kenshi selalu bertanya agenda donor darah,” ujar Gusti. Dijelaskan oleh Gusti, untuk Kota Pontianak, pada Selasa lalu sebanyak 50 kenshi mendonorkan darah, sehingga tercatat 50 kampel darah terkumpul dan disumbangkan kepada PMI Kota Pontianak untuk bantuan sosial. Sedangkan di Kabupaten Sintang, sebanyak 53 kenshi mengahsilkan 53 kampel darah juga ikut disumbangkan kepada PMI setempat. “Ini kita lakukan sesuai dengan motto shorinji kempo ‘kasih sayang dan kekuatan, perkemi dalam berealita berbangsa dan bernegara, berbagi mendonorkan darah bagi sesama’, berbagi setengah bagi sesame,” kata Gusti. Tentang motto tersebut, Gusti menerangkan kata mutiara tersebut merupakan karangan dari pendiri shorinji kempo, Dioshin So. Dengan motto tersebut, shorinji dituntut peduli pada Negara. “Membangun negara dari keterpurukan. Sesuai kemampuan dan keahlian kita sebagai anak bangsa, mari berbuat yang terbaik bagi Indonesia”.   

Atlet Renang dan Polo Air Mulai Dikarantina

Atlet Renang dan Polo Air Mulai Dikarantina
Oleh Ubay KPI
Mulai Senin (24/1), seluruh atlet renang yang berjumlah 11 atlet dan 13 atlet polo air PRSI Kalbar mulai dikarantina dan ditempatkan secara terpusat.  Seluruh atlet mulai kemarin sampai dengan empat bulan ke depan akan dikarantina oleh tim pelatih PRSI Kalbar.
Dikarantinanya atlet renang tersebut setelah secara resmi Pelatda Pra PON XVIII dibuka oleh KONI Kalbar yang diwakili Sekum KONI Kalbar, Firdaus Zar’in dan dihadiri oleh sejumlah pengurus Pengprov PRSI Kalbar.
Sekum PRSI Kalbar, Setyo Gunawan saat diwawancarai usai pembukaan sore kemarin mengatakan atlet renang Kalbar murni berasal dari Kalimantan Barat, PRSI Kalbar menjawab secara tegas tidak akan menggunakan jasa atlet luar di cabang ini.
Begitu juga yang disampaikan Sekum KONI Kalbar, Firdaus Zar’in saat wawancara kepada media kemairn sore, ia mengatakan seluruh cabang yang melaksanakanPelatda akan disediakan fasilitas oleh KONI Kalbar, begitu juga dengan konsumsi serta uang saku. “Untuk pendanaan informasinya ada pengurangan dari Pemprov, dana tersebut nanti akan kita bagi menjadi 34 cabang. Kami masih belum tahu berapa dana tersebut,” kata Firdaus.
Renang yang merupakan salah satu cabang olahraga unggulan Kalbar diharapkan memanfaatkan betul pemusatan latihan yang telah dimulai. Begitu juga try out nantinya harus menghasilkan limit yang sempurna.
“Pembinaan yang telah dilakukan kita berharap terus dilaksanakan sebagai upaya untuk mengembangkan kualitas. Dengan banyaknya medali yang diperebutkan juga, saya berharap PRSI mampu mencuri satu atau dua medali,” ujar Firdaus.
 “Perbaikan peringkat harus dilakukan,” tambah Firdaus.

Voli Indoor dan Mix HUT Pemprov Dimulai

Voli Indoor dan Mix HUT Pemprov Dimulai 
ICM Tundukkan BNI46, Fatwa Kalahkan JVC
Oleh Ubay KPI
Setelah turnamen futsal dan tenis lapangan dalam peringatan HUT Pemprov Kalbar ke-54 usai, rangkaian pertandingan berpindah pada pertandingan bola voli. Dua nomor cabang bola voli, indoor dan mix sejak kemarin resmi dimulai untuk memeriahkan HUT Pemprov tahun ini.
GOR Pangsuma Pontianak menjadi tempat utama pertandingan. Mulai pagi kemarin usai pembukaan secara resmi yang dilakukan oleh Assisten I Pemprov Kalbar, pertandingan langsung dimulai. Dalam satu hari, dua nomor tersebut dipertandingkan.
Usai pembukaan kemarin pagi, pertandingan bola voli mix yang terdiri dari 3 laki-laki dan 3 perempuan atau lebih dikenal dengan voli campuran atau kreasi langsung dimulai. Menurut panitia yang dihubungi sore kemarin sebanyak 18 instansi, kantor, dan badan ikut serta memeriahkan pertandingan bola voli mix. Pertandingan bola voli mix dilaksanakan pagi hari, sedangkan sore hari, lapangan GOR Pangsuma digunakan untuk bola voli indoor.
Bola voli indoor yang dilaksanakan sore kemarin mempertandingkan delapan partai dengan menggunakan dua lapangan. Pada pertandingan pembuka kemarin, ICM Vs BNI46 menjadi partai pembuka di lapangan satu, sedangkan di lapangan dua tim Fatwa Vs JVC juga menjadi partai pembuka.
Pertandingan yang berjalan a lot dan sampai bermain lima set terjadi antara ICM Vs BNI46. Kedua tim yang sama-sama menurunkan pemain lokal Kalimantan Barat pada set pertama perolehan poin sangat ketat hingga akhirnya set pertama diselesaikan dengan skor 25-23 untuk ICM. Di set kedua BNI46 menyamakan kedudukan dengan menutup set tersebut denga skor 25-19. Dan di set ke tiga kembali poin menjadi miliknya ICM setelah mampu menyelesaikan angka 25 lebih dulu meninggalkan BNI46 dengan angka 18.
BNI46 yang tak mau main hanya dengan empat set dan mengejar kemenangan sukses merebut set ke empat skor 25-20, skor imbang 2-2 memaksa kedua tim bermain pada set kelima.
Pada set kelima yang hanya membutuhkan angka 15 untuk menyudahi pertandingan akhirnya menjadi milik ICM meninggalkan BNI46 yang tutup di angka 8. ICM menang 3-2.
Dipertandingan lain, Fatwa menang mudah dari JVC. Fatwa hanya bermain dengan kemenangan sempurna dengan permainan tiga set. Begitu juga Pomdam yang juga tiga set langsung dari PTC. Pertandingan yang tersisa sampai pukul 17.00 sore kemarin menyisakan lima partai yang terdiri dari PLN Vs Volgab, Porsela Vs Sera, Upatra Vs Taruna MP, PNIEL Vs Brojomusti, dan Rajawali Vs Kapuas.
Pada pertandingan hari, panitia pelaksana juga akan melaksanakan delapan partai pertandingan di antaranya, Meteor Vs Kapuas, PNIEL Vs Rajawali, Zebra Vs Taruna, dan PLN Vs Upatra.

Ikasi akan Mulai Pelatda Pra PON

Ikasi akan Mulai Pelatda Pra PON
Oleh Ubay KPI

Meski Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kalimantan Barat masih belum membuka secara resmi Pelatda Pra PON, namun Pengprov Ikasi Kalimantan Barat akan memulai Pelatda Pra PON lebih awal. Rencananya, Pelatda akan dibuka secara resmi usai pelantikan pengurus Ikasi Kabupaten Pontianak di Mempawah sore ini.
Hal itu disampaikan oleh Ketua Umum Ikasi Kalbar, Toni Herianto saat dihubungi sore kemarin.
Menurut Toni, Pelatda Pra PON akan dilaksanakan di tiga tempat, yakni Kabupaten Pontianak, Kabupaten Sintang, dan Kota Singkawang. Tiga tempat tersebut merupakan daerah penyumbang atlet untuk tim Kalbar pada ajang Pra PON nanti.
Berbeda dengan apa yang disampaikan oleh Binpres KONI Kalimantan Barat, Erwin Anwar beberapa waktu lalu. Ia mengatakan, Pelatda akan dilaksanakan di daerah selama 1 bulan, sedangkan tiga bulannya akan dilaksanakan terpusat dikontrol oleh KONI Kalimantan Barat langsung.
Akan tetapi, di Ikasi Kalbar malah sebaliknya, pembinaan untuk atlet Pra PON akan dilaksanakan 3 bulan di daerah asal masing-masing atlet, sedangkan terpusat hanya dilaksanakan satu bulan di Pontianak. Hal itu menurut Toni Herianto, selain memperhatikan pendidikan atlet yang masih aktif sekolah, juga mengedepankan kedekatan emosional antara atlet dan pelatih.
Dengan akan dimulainya Pelatda Pra PON Ikasi Kalbar, Toni menyampaikan seluruh atlet dapat memanfaatkan betul waktu beberapa bulan ini untuk latihan sebaik mungkin.

Uji Tanding dan Pemanasan, Pertina Bawa 1 Emas

Uji Tanding dan Pemanasan, Pertina Bawa 1 Emas 
Oleh Ubay KPI

Pertina Kalimantan Barat menjelang Pra PON XVIII mengikuti kejuaraan tinju amatir Jateng Open beberapa waktu. Keikutsertaan Pertina Kalbar dalam kejuaraan tersebut sebagai uji tanding dan pemanasan terhadap petinju Kalbar menghadapi Pra PON XVIII.
Hal itu disampaikan oleh Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi Persatuan Tinju Amatir Kalimantan Barat, Tugimin  saat dihubungi sore kemarin.
Pada Jateng Open beberapa waktu lalu, tim Pertina Kalbar mengirim 5 petinju  andalannya. Hanya saja, yang mampu lolos ke babak semifinal empat petinju. Empat petinju yang lolos ke semifinal yakni Micis, Andi, Yudi, dan Agus.
Dari empat petinju Kalbar yang bertanding di babak semifinal, hanya dua petinju Kalbar yang mampu lolos menembus babak final. Pada babak semifinal, Micis yang turun di kelas 50 kilogram mengakui kekuatan lawannya asal Jawa Barat. Micis kalah angka dari Juliasih. Sedangkan Andi yang bertemu dengan Hendra asal Kalimantan Selatan di kelas 46 kilogram mampu menang, meski hanya dengan menang angka dan melaju ke babak final.
Kekalahan juga diterima Yudi saat menghadapi petinju asal Kalimantan Timur, Fatoni. Yudi kalah angka mutlak dalam pertandingan babak semifinal. Penampilan gemilang diperlihatkan andalan tinju amatir Kalimantan Barat, Agus Cobra, Agus menang KO di babak semifinal saat menghadapi petinju asal Jawa Tengah, Kukuh di ronde pertama.
Di partai final Kalbar menampilkan dua petinju. Hanya saja, Kalbar hanya merasakan kemenangan satu partai, Andi yang bertemu Rahmad asal Jawa Tengah tak mampu memetik kemenangan. Andi kalah angka.
Kalbar dibuat senyum oleh penampilan Agus Cobra sebagai pahlawan Pertina Kalbar dengan membawa satu-satunya medali emas pada kejuaraan tersebut. Agus Cobra yang berhadapan dengan Khadaoi asal Kopassus Solo, cukup membanggakan Kalimantan Barat. Di parai final tersbut, Agus Cobra menumbangkan Khadaoi di ronde kedua.
Dengan hasil tersebut. Pada Jateng Open Kalbar membawa 1 emas, 1 perak, dan 5 perunggu.
Tugimin menyatakan, dengan prestasi ini semakin membuka peluang untuk lolos di Pra PON nanti. Bahkan Tugimin mengatakan optimis beberapa petinju Kalbar akan lolos PON. Akan tetapi, diakui oleh Tugimin Pertina Kalbar akan terus mengupayakan dengan latihan yang maksimal terhadap atlet supaya bisa memberikan lebih terhadap Kalbar di bidang prestasi olahraga.

Kodrat Siap Ikuti Eksebisi Sea Games

Kodrat Siap Ikuti Eksebisi Sea Games
Oleh Ubay KPI

Meski masih belum ada undangan resmi dari PB Kodrat terkait akan dieksebisikannya olahraga asli Indonesia ini pada Asean Games tahun ini, Kodrat Kalbar menyatakan siap mengirim atlet terbaiknya bila PB memanggil atlet Kalbar untuk ikut andil di eksebisi nanti.
Hal itu diungkapkan oleh Pelatih Tarung Drajat Kalimantan Barat, Dedi Indarto saat dihubungi sore kemarin. Dedi juga mengatakan sangat menginginkan olahraga yang hasil karya anak Indonesia ini bisa dipertandingkan di tingkat internasional.
“Semua orang pasti memiliki emosional yang tinggi terhadap olahraga yang dicintai dan digeluti. Sangat wajar bila insan olahraga ini menginginkan seperti itu,” ujar Dedi.
Soal pembinaan dan kepelatihan, Dedi menjelaskan walaupun jadwal Pra PON masih belum jelas kapan pelaksanaannya, namun Kodrat Kalbar tetap eksis melaksanakan latihan untuk guna lebih mempersiapkan diri menghadapi Pra PON dan membidik tiket lolos ke PON Riau nanti.
Dedi juga menambahkan, meski pada Kejurnas lalu di Riau Kalbar tidak mampu memberikan hasil yang baik untuk Kalimantan Barat, namun hal itu tidak akan menjadikan sebagai peluntur semangat atlet Kodrat dalam terus memperbaiki prerstasi, justru sebaliknya, kegagalan tersebut akan menjadi motivasi khusus menghadapi Pra PON nanti.
“Melihat prestasi pada PON lalu, kita hanya bawa 1 emas, untuk PON mendatang kita berharap dan berusaha memberi medali lebih untuk Kalbar. Kami optimis melihat kemampuan dan semangat atlet, target lebih dari satu emas akan tercapai,” kata Dedi.
Terlebih lagi, untuk meraih tiket ke PON, pelaksanaan pra PON akan dilaksanakan di Kalimantan Timur. Yang secara geografis atlet Kalbar lebih mudah beradaptasi. “Ini peluang besar, peluang yang tak harus disia-siakan,” kata Dedi.
Untuk Pra PON nanti, Kodrat Kalimantan Barat mempersiapkan sebanyak 13 atlet yang terdiri dari sembilan petarung dan empat seni. Dari sembilan petarung, tujuh diantaranya putra dan dua putri.
“Untuk siapa-siapa dari tiga belas nama tersebut masih belum ada ketetapan yang pasti, kita terus melakukan pembinaan dan pemantauan terhadap perkembangan atlet,” tuturnya.

Santu Petrus Menanti Immanuel

Santu Petrus Menanti Immanuel
Oleh Ubay KPI

Setelah sukses menyingkirkan tim SMA Paulus pada pertandingan pertama Liga Basket Pelajar (LBP) seri II di GOR Pangsuma Pontianak yang dimulai 15 Januari lalu, tim basket SMA Santu Petrus Putra tinggal menantikan tim kuat lainnya yang diprediksi menjadi unggulan pada even bergengsi ini, yakni SMK Immanuel I Pontianak.
Penantian itu bukanlah sebatas penantian, namun harus melewati beberapa partai lain sebelum keduanya bertemu. Pelatih Santu Petrus, Hendri Bonardi atau yang biasa disapa Pak Bun mengatakan, yang perku diantasipasi selanjutnya ialah SMK Immanuel I, sebab Immanuel merupakan tim yang memang diunggulkan saat ini, serta dalam berbagai even sebelumnya, Immanuel memang menjadi lawan berat bagi Santu Petrus.
“Yang perlu dikhawatirkan kalau melihat pertandingan terakhir SMK Immanuel, tapi bukan berarti kami meremehkan yang lain, yang pasti semua lawan tak bisa dianggap enteng,” ujar Pak Bun.
Kata Pak Bun pada even yang menggunakan system gugur ini, ia memiliki prinsip setiap pertandingan adalah final berbeda dengan system setengah kompetisi, kalah satu kali bisa mengejar dipertandingan lainnya dan memiliki peluang untuk lolos ke putaran kedua.
“Setiap pertandingan final, semua harus bermain maksimalm, tak ada bermain santai,” Katanya.
 Soal persiapan, Pak Bun mengatakan tim Santu Petrus melakukan persiapan sekitar satu bulan. Pemain yang diturunkan pada LBP seri II ‘Kite Punye’ 2011 seperti Niko, Vilton, Erwin, Wisno, Antoni, Julius, Yosafat, Layardo, Josua, Jimmy, Celvin, Riko, Ari Widiantoro.

KONI akan Panggil Pengelola GOR Pangsuma

Parkir Kendaraan 
KONI akan Panggil Pengelola GOR Pangsuma 
Oleh Ubay KPI

Terkait adanya keluhan pengunjung mengenai biaya parkir kendaraan bermotor di kawasan GOR Pangsuma Pontianak, KONI Kalbar menyatakan akan memanggil pihak pengelola GOR Pangsuma mengenai masalah tersebut.
Dikatakan oleh Firdaus Zar’in, KONI tidak tahu menahu mengenai parkir kendaraan tersebut sebab sepenuhnya dikelola oleh pihak khusus pengelola GOR Pangsuma. Dengan adanya keluhan tersebut dalam waktu dekat KONI akan melakukan sikap ingin bertemu denga pihak pengelola.
Keluhan yang disampaikan oleh pengunjung GOR Pangsuma biaya parkir sangat tidak sesuai dengan peraturan yang ada di Kota Pontianak. Menurut  Albert warga Kota Pontianak yang hadir untuk menyaksikan bola basket dua hari lalu, parkir motor GOR Pangsuma sebesar Rp2.000 per motor. Sedangkan ketentuan dari Pemerintah Kota Pontianak ketentuan parkir untuk roda dua hanya sebesar Rp500.
“Ini sangat melanggar ketentuan yang ada, apalagi sampai empat kali lipat, apa karena di sini tempat khusus. Meski khusus ‘kan sebaiknya tidak sampai segitu. Itu terlalu mahal,” ujar Albert.
Hasil pemantau wartawan koran ini, pada kupon parkir tertera stempel KONI Kalbar. Menurut salah satu juru parkir yang ditemui saat dimintai kejelasan, bahwa kupon parkir ia peroleh dengan harus membeli ke pihak KONI Kalbar.

KONI Bentuk Satgas Pra PON

KONI Bentuk Satgas Pra PON
Oleh Ubay KPI
Meski pelaksanaan Pra PON XVIII masih abu-abu dan masih banyak PB atau PP induk organisasi olahraga yang belum menetapkan tempat dan tanggal pelaksanaan, KONI Kalimantan Barat mengambil sikap cepat dengan segera mungkin membentuk tim Satuan Tugas (satgas) Pra PON XVIII.
Sikap tersebut diambil bertujuan untuk lebih mensinkronkan hubungan antar Satgas Pengprov dan KONI yang memiliki kemiripan tugas yakni mengawasi. KONI Kalbar akan melaksanakan rapat pembentukan Satgas Pra PON pada pagi ini yang melibatkan seluruh pengurus KONI Kalimantan Barat.
“Rapat pembentukan Satgas Pra PON akan dilaksanakan di sini (kantor KONI) mulai pukul 10.00. nanti akan kita bentuk ketua, dan bidang-bidangnya. Untuk kelengkapan lainnya mungkin nanti menyusul dan akan kita percayakan kepada siapa ketuanya nanti,” ujar Firdaus.
Firdaus Zar’in juga menjelaskan, keberadaan Satgas nantinya tidak hanya selama pelaksanaan Pra PON saja, namun selama Pelatda atau pemusatan latihan setiap cabang olahraga Satgas harus mengawasi dan mengontrol sejauh mana persiapan cabang olahraga tersebut. “Tidak menutup kemungkinan nanti Satgas KONI akan ikut mendampingi cabor bertanding pada Pra PON”.

PU Tetap Juara

PU Tetap Juara
Oleh Ubay KPI

Tua-tua keladi, semakin tua semakin jadi. Begitulah tim futsal Dinas PU Kalbar. Meski usianya telah banyak yang lanjut dan menghadapi lawan yang jauh lebih berstamina energik namun tradisi juara tetap tak berubah dan menjadi milik Dinas PU pada turnamen futsal HUT Pemprov Kalbar ke-54 yang berakhir siang kemarin.
Partai final yang disaksikan langsung Kadispora Kalbar, Utin Kusumawaty dan Kapolresta Kota Pontianak pada siang kemarin serta puluhan pendukung tim Polresta Pontianak yang menjadi lawan baru bagi Dinas PU.
Sejak babak pertama dimulai lapangan Vigor langsung riuh dengan gemuruh penonton, bukan hanya supporter Polresta yang mendominasi banyaknya penonton, namun pendukung Dinas PU yang hanya 1/3 pendukung Polresta juga ikut sorak sorai memberikan semangat.
Sejak kick off babak pertama dimulai, kedua tim langsung bermain dalam irama tinggi, tanpa harus melakukan pemanasan atau membaca permainan lawan. Kedua tim seperti telah mengetahui sisi kelemahan dan kekuatan masing-masing. Tak sampai lima menit babak pertama, Polresta Pontianak membuka keunggulan. Namun keunggulan 1-0 Polresta hanya bertahan sesaat. Pada menit 11 pemain Dinas PU membalas sehingga skor imbang 1-1.
Tak lama berselang dari gol balasan Dinas PU, kembali Polresta membobol gawang Dinas PU yang dijaga oleh Ikhsan. Keunggulan Polresta semakin memancing semangat supporternya sehingga sorak derai gemuruh suara semakin menggema. Akan tetapi, di ujung babak pertama, tim PU menyamakan kedudukan dan mengakhiri babak pertama dengan skor 2-2.
Memasuki turun minum, lima menit pertandingan babak kedua dimulai, nyaris terjadi percekcokan antara pemain PU dan Polresta, berawal dari tecling yang dilakukan Adi Thamrin pemain PU terhadap pemain Polresta yang mengakibatkan pemain Polresta terjatuh. Hantaman badan dilakukan pemain Polresta kepada Adi Thamrin, namun Adi Thamrin tanpa reaksi balasan yang kemudian dilerai oleh pemain dan wasit.
Pertandingan kemudian dilanjutkan, sampai dengan delapan menit pertandingan babak kedua, kedua tim masih belum menciptakan gol satu pun dan skor tetap 2-2. Baru di menit 11 babak kedua tim Polresta mampu membobol gawang Dinas PU dan memperdayai kepiawaian Ikhsan. Polresta unggul 3-2.
Dua menit berselang, kembali Polresta membobol dan memperbesar keunggulan menjadi 4-2, dan di menit 15, Polresta kembali menggetarkan jala gawang Ikhsan untuk kelima kalinya. Ketertinggalan PU dengan skor 5-2 tak membuat pemain PU memble, irama permainan semakin diatur dan dengan permainan yang teratur serta konsentrasi di lini depan dan belakang, dalam waktu empat menit, PU mampu menyamakan kedudukan menjadi 5-5. Salah satu gol PU diciptakan oleh Ikhsan melalui tendangan bebas dari tengah lapangan.
Sampai dengan peluit penjang babak kedua dibunyikan, skor 5-5 tak berubah sehingga memaksa untuk melakukan penambahan waktu 2x5 menit. Dalam waktu tambahan, kedua tim sama-sama nihil, tak satu pun gol tercipta. Sehingga harus diputuskan dengan adu pinalti.
Dalam drama adu pinalti, dua tendangan  pemain Polresta dapat diantisipasi oleh Ikhsan, sebaliknya, tendangan pemain PU hanya satu yang melebar keluar gawang, selebihnya gol. Adu pinalti berakhir dengan skor 4-2.